berakhirlah sudah tugas sebagai pendamping ICT / Perencanaan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar`Negeri Depdiknas. Pengalaman mendampingi daerah-daerah di propinsi Jawa Timur dalam mengembangakan jardiknas-dapodik sangat membekas di sanubari. Pengalaman ini memperkaya khasanah batin dan pemikiran. Yah... tugas seorang konsultan memang mencari solusi dalam setiap permasalahan.
Walau kini semuanya telah beralih ke lembaga lain, Jardiknas di bawah Pustekom, Dapodik dibawah Balitbang.Paling tidak telah menorehkan sejarah bahwa pernah berjibaku menerapkan hal tersebut di daerah.
Seperti kata`Pak Siswoyo "... Tuhan masih memberikan kesempatan pada kita untuk merenung sejenak agar kita lebih sabar, cerdik dan melihat momentum. tapi kita bangga telah menunjukkanyang terbaik. Semangat anak muda, masih banyak jalan menuju ke Surga "
Rabu, 25 Juni 2008
Senin, 23 Juni 2008
Resume saat Tugas di Jatim sebagai Pendamping
Kegiatan yang telah dilaksanakan :
1. WORKSHOP
Dapodik
Dilaksanakan kegiatan yang diikuti 38 kota/ kabupaten sebanyak 1x sosialisai, 2x pelatihan operator, 1x pelatihan new uplouder, 3x evaluasi
Hasil 80% data NISN terlampaui, 99% data NPSN terlampaui
E-Administration
Dengan kegitan pelaporan rehap gedung online untuk sekolah yang mendapat block grand rehap gedung dari anggaran APBD I
E-Learning
Dengan kegiatan sosialisasi dan pembinaan pendidikan jarak jauh D3 TKJ dan S1 PGSD
Pustakamaya
Melaksanakan sosialisasi ke 38 kota/ kabupaten
Membangun sistem online dengan GDL yang diimplementasikan pada server P&K Jatim
2. SOSIALISAASI PROGRAM
PJJ D3 TKJ
Dilakukan sosialisasi secara luas dengan peserta dari Dinas kota/ kabupaten dan ICT Center kota/ kabupaten
PJJ S1 PGSD
Dilakukan kerjasama dengan SEAMOLEC untuk program sosialisasi PJJ S1 PGSD denga sasaran peserta adalah Dinas Kota/ Kabupaten dan Kepala SD
Sekolah On Line
Dilaksanakan sosialisasi kepada 38 Dinas Kota/ Kabupaten serta kurang lebih 100 orang perwakilan Kepala Sekolah dan Guru SD, SLTP dan SLTA dari tiap-tiap kabupaten
Scanner UASBN
Kegiatan ini merupakan persiapan kegiatan UASBN SD. Sosialisasi dilakukan pada saat menjelang pelaksanaan UASBN SD dengan sasaran kegiatan operator scanner UASBN SD dan kurang lebih 100 orang perwakilan Kepala Sekolah SD dari tiap-tiap kabupaten.
3.PENGEMBANGAN
Pembuatan website Dinas PdanK prop Jatim
Pembuatan website ini meruakan pembanguna portal pendidikan propinsi jatim. Isi portal pendidikan secara umum tentang informasi-informasi kebijakan dan penembangan pendidikan (misal; sertifikasi, UAS, dll)
Kerjasama dengan PT.Telkom untuk kegiatan
Sistem pelaporan rehab gedung
Berupa pembuatan web dan sistem pelaporan rehab gedung secara onlie.
Schoolnet madiri
Dalam bentuk nota kesepakatan percepatan schoolnet mandiri antara Dinas P&K Jatim dengan PT. Telkom
Colocation Server
Kerja sama dengan PT. Telkom untuk colocation server P&K Jatim untuk meningkatkan performansi portal pendidikan jatim
Sekolah Online
Berupa pembuatan web dan sistem sekolah online jatim yang akan mengakomodasi informasi dari administrator sekolah seluruh Jawa Timur.
Selasa, 27 Mei 2008
Hasil Roadshow Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi di Jatim
Setelah mengelilingi 38 kab/kota di Jawa Timur selama satu bulan, yang terbagi menjadi 3 kelompok tim. Perjalanan yang melelahkan dan menyenangkan karena banyak sekali terdapat temuan-temuan di lapangan tentang semangat maupun ketidakpedulian top manajer di sekolah tentang bagaimana memanfaatkan TI secara optimal.
Selasa, 20 Mei 2008
Rabu, 16 April 2008
Akhirnya... Konsen pada PJJ PGSD
Setelah malang melintang menangani Jardiknas dan Dapodik.... saat ini dapodik masih sih.... Sampailah saya pada area baru - seiring dengan area baru P.Gatot di Seamolec - menangani Percepatan Kualifikasi Guru SD yang belum S1 yaitu S1 PGSD menggunakan sistem PJJ.
Gebrakan awal adalah mensosialisasikan ke 38 kab/kota di Jatim. Team yang terlibat adalah para tim seamolec yaitu Dani PH, Khalid Mustafa dan Muhtadi Zubeir sedang tim pendamping Jatim M.Aries, Siswanto dan Anastasia
Menyenangkan bergelut dengan hal baru walo melelahkan karena harus turun ke kab/kota secara maraton
Gebrakan awal adalah mensosialisasikan ke 38 kab/kota di Jatim. Team yang terlibat adalah para tim seamolec yaitu Dani PH, Khalid Mustafa dan Muhtadi Zubeir sedang tim pendamping Jatim M.Aries, Siswanto dan Anastasia
Menyenangkan bergelut dengan hal baru walo melelahkan karena harus turun ke kab/kota secara maraton
Selasa, 08 April 2008
PROGRAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI JAWA TIMUR
A. Latar Belakang
Untuk mengemban amanat UU Sisdiknas dan UGD yang didalamnya termaktub standar tenaga pendidik, Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur senantiasa mendorong percepatan pencapaian gelar kesarjaan bagi para guru. Bekerja sama dengan Jajaran terkait Depdiknas, Dinas Pendidikan Jawa Timur merumuskan suatu kegiatan yang merespon program Depdiknas melelalui Seamolec yaitu percepatan pencapaian 1juta Guru Sarjana. Dua aspek titik berat dari program percepetan tersebut adalah; sosialisasi bagi Guru tentang Informasi S1 PJJ PGSD dan memperbesar kwantitas daya tampung provider penyelenggara S1 PJJ PGSD. Para Guru yang belum sarjana didorong untuk segera mencapai kesarjanaan dibidangnya serta mempunyai bekal kemampuan IT khususnya melalui program S1 PJJ PGSD.
Penyediaan sarana prasarana pendidikan merupakan salah satu program prioritas yang ada di Dinas Pendidikan Jawa Timur. Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut, maka Sistem Pelaporan Rehab Gedung bagi Sekolah yang memperoleh bantuan rehab gedung APBD dan APBN 2007 serta 2008 sangatlah diperlukan. Dari pelaporan tersebut maka dapat digali informasi prosentase ketercapaian kegitan serta kendala-kendala yang ada dilapangan.
Dengan bergabungnya Sekolah Dasar dalam UASBN pada tahun pelajaran ini, maka diperlukan sosialisasi Informasi mekanisme UASBN untuk Sekolah Dasar, khususnya untuk penanganan koreksi LJK. Hal ini dikarenakan mekanisme koreksi LJK untuk Sekolah Dasar relatif baru dan berbeda dengan sistem koreksi yang diterapkan pada SLTP dan SLTA. Sosialisasi mekanisme UASBN ini bertujuan untuk menghindarkan faktor-faktor kesalahan yang akan timbul pada saat pelaksanana UASBN tersebut.
Perkembangan IT Pendidikan tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan dari tenaga out sourcing dari lembaga yang profesional bergerak di bidang IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur selalu membuka pintu bagi lembaga-lembaga IT untuk bekerja sama dalam mengembangkan IT Pendiidikan. Telah banyak implementasi nyata dari kegitan kerjasama tersebut khususnya dengan PT. Telkom. Yang terbaru, Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan PT. Telkom sedang mengembangkan kembali Sekolah On Line. Kegiata ini akan mendorong lembaga-lembaga pendidikan berperan serta secara langsung dalam dunia IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur menyediakan wadah untuk menampung sagala kreasi dan informasi dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Siswa dari seluruh lembaga pendidikan yang ada di Jawa Timur.
B. TUJUAN
Mensosialisasikan kepada pendidik dan dinas pendidikan mengenai :
1. Program pengembangan IT di Jatim
2. Percepatan pencapaian S1 bagi guru SD
3. Koordinasi perkembangan laporan rehab gedung
4. Mekanisme UASBN
C. SASARAN
1. Sekolah yang memperoleh bantuan rehab gedung APBD dan APBN 2007 serta 2008 (data sekolah berada di tim teknis rehab)
2. Sekolah yang telah memperoleh bantuan schoolnet dan client ICT Center (data berad di tim ICT)
3. SBI
4. SD/SMP/SMA/SMK Negri/Swasta yang berpotensi mengembangkan TI
D. BENTUK KEGIATAN
Dinas Pendidikan Kab/Kota se Jatim mengundang Kepala Sekolah pada kegiatan workshop Program Pemanfaatan Teknologi Informasi di Jawa Timur, dengan rencana kegiatan meliputi :
• Hari pertama Workshop di aula Dinas Pendidikan Kab/Kota
• Hari kedua Pelatihan di Kantor Cabang Telkom setempat
E. MATERI
• Informasi S1 PJJ PGSD
• Implementasi Sekolah On Line
• Sistem pelaporan rehab gedung
• Informasi UASBN
F. NARA SUMBER
• Depdiknas (/Seamolec/ P4TK /Dikti)
• Pendamping Perencanan Prov.Jatim
• PT.Telkom Divre V (UnitEnterprise)
G. PANITIA
• Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Jatim
• Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota
H. SUMBER DANA
Biaya penyelenggaraan kegiatan sbb :
1. Narasumber dibiayai oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota bersumber dari dana bantuan UASBN
2. Narasumber dari Depdiknas dibiayai oleh Depdiknas
3. Konsumsi peserta workshop hari pertama dan kedua dibiyai secara mandiri oleh peserta yang besarnya ditentukan oleh masing-masing Dinas Pendidikan Kab/Kota
I. JADWAL PELAKSANAAN
A. Hari 1 : Sosialisasi di Aula Dinas Pendidikan Kab/Kota
- 08.00-10.00 Info S1 PGSD PJJ
- 10.00-12.00 Sekolah On Line
- 12.00-13.00 Ishoma
- 13.00-14.00 Sistem Pelaporan Rehab Gedung
- 14.00-15.00 Info UASBN

Keterangan : kata “dan” berarti dilaksanakan di dua tempat secara bersama
B. Hari ke 2 : Pelatihan admin. Sekolah On Line di Kantor Cabang Telkom Kab/Kota

Keterangan : tempat pelaksanaan pelatihan di kantor cabang telkom sbb :
• Area yang terdapat Kabupaten/Kota menggabung di Kota
• Kab. Magetan bertempat di Kab. Ngawi
• Kab. Pacitan bertempat di Kab.Ponorogo
• Kab. Trenggalek bertempat di Kab.Tulungagung
Untuk mengemban amanat UU Sisdiknas dan UGD yang didalamnya termaktub standar tenaga pendidik, Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur senantiasa mendorong percepatan pencapaian gelar kesarjaan bagi para guru. Bekerja sama dengan Jajaran terkait Depdiknas, Dinas Pendidikan Jawa Timur merumuskan suatu kegiatan yang merespon program Depdiknas melelalui Seamolec yaitu percepatan pencapaian 1juta Guru Sarjana. Dua aspek titik berat dari program percepetan tersebut adalah; sosialisasi bagi Guru tentang Informasi S1 PJJ PGSD dan memperbesar kwantitas daya tampung provider penyelenggara S1 PJJ PGSD. Para Guru yang belum sarjana didorong untuk segera mencapai kesarjanaan dibidangnya serta mempunyai bekal kemampuan IT khususnya melalui program S1 PJJ PGSD.
Penyediaan sarana prasarana pendidikan merupakan salah satu program prioritas yang ada di Dinas Pendidikan Jawa Timur. Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut, maka Sistem Pelaporan Rehab Gedung bagi Sekolah yang memperoleh bantuan rehab gedung APBD dan APBN 2007 serta 2008 sangatlah diperlukan. Dari pelaporan tersebut maka dapat digali informasi prosentase ketercapaian kegitan serta kendala-kendala yang ada dilapangan.
Dengan bergabungnya Sekolah Dasar dalam UASBN pada tahun pelajaran ini, maka diperlukan sosialisasi Informasi mekanisme UASBN untuk Sekolah Dasar, khususnya untuk penanganan koreksi LJK. Hal ini dikarenakan mekanisme koreksi LJK untuk Sekolah Dasar relatif baru dan berbeda dengan sistem koreksi yang diterapkan pada SLTP dan SLTA. Sosialisasi mekanisme UASBN ini bertujuan untuk menghindarkan faktor-faktor kesalahan yang akan timbul pada saat pelaksanana UASBN tersebut.
Perkembangan IT Pendidikan tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan dari tenaga out sourcing dari lembaga yang profesional bergerak di bidang IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur selalu membuka pintu bagi lembaga-lembaga IT untuk bekerja sama dalam mengembangkan IT Pendiidikan. Telah banyak implementasi nyata dari kegitan kerjasama tersebut khususnya dengan PT. Telkom. Yang terbaru, Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan PT. Telkom sedang mengembangkan kembali Sekolah On Line. Kegiata ini akan mendorong lembaga-lembaga pendidikan berperan serta secara langsung dalam dunia IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur menyediakan wadah untuk menampung sagala kreasi dan informasi dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Siswa dari seluruh lembaga pendidikan yang ada di Jawa Timur.
B. TUJUAN
Mensosialisasikan kepada pendidik dan dinas pendidikan mengenai :
1. Program pengembangan IT di Jatim
2. Percepatan pencapaian S1 bagi guru SD
3. Koordinasi perkembangan laporan rehab gedung
4. Mekanisme UASBN
C. SASARAN
1. Sekolah yang memperoleh bantuan rehab gedung APBD dan APBN 2007 serta 2008 (data sekolah berada di tim teknis rehab)
2. Sekolah yang telah memperoleh bantuan schoolnet dan client ICT Center (data berad di tim ICT)
3. SBI
4. SD/SMP/SMA/SMK Negri/Swasta yang berpotensi mengembangkan TI
D. BENTUK KEGIATAN
Dinas Pendidikan Kab/Kota se Jatim mengundang Kepala Sekolah pada kegiatan workshop Program Pemanfaatan Teknologi Informasi di Jawa Timur, dengan rencana kegiatan meliputi :
• Hari pertama Workshop di aula Dinas Pendidikan Kab/Kota
• Hari kedua Pelatihan di Kantor Cabang Telkom setempat
E. MATERI
• Informasi S1 PJJ PGSD
• Implementasi Sekolah On Line
• Sistem pelaporan rehab gedung
• Informasi UASBN
F. NARA SUMBER
• Depdiknas (/Seamolec/ P4TK /Dikti)
• Pendamping Perencanan Prov.Jatim
• PT.Telkom Divre V (UnitEnterprise)
G. PANITIA
• Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Jatim
• Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota
H. SUMBER DANA
Biaya penyelenggaraan kegiatan sbb :
1. Narasumber dibiayai oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota bersumber dari dana bantuan UASBN
2. Narasumber dari Depdiknas dibiayai oleh Depdiknas
3. Konsumsi peserta workshop hari pertama dan kedua dibiyai secara mandiri oleh peserta yang besarnya ditentukan oleh masing-masing Dinas Pendidikan Kab/Kota
I. JADWAL PELAKSANAAN
A. Hari 1 : Sosialisasi di Aula Dinas Pendidikan Kab/Kota
- 08.00-10.00 Info S1 PGSD PJJ
- 10.00-12.00 Sekolah On Line
- 12.00-13.00 Ishoma
- 13.00-14.00 Sistem Pelaporan Rehab Gedung
- 14.00-15.00 Info UASBN
Keterangan : kata “dan” berarti dilaksanakan di dua tempat secara bersama
B. Hari ke 2 : Pelatihan admin. Sekolah On Line di Kantor Cabang Telkom Kab/Kota
Keterangan : tempat pelaksanaan pelatihan di kantor cabang telkom sbb :
• Area yang terdapat Kabupaten/Kota menggabung di Kota
• Kab. Magetan bertempat di Kab. Ngawi
• Kab. Pacitan bertempat di Kab.Ponorogo
• Kab. Trenggalek bertempat di Kab.Tulungagung
Langganan:
Postingan (Atom)