Selasa, 27 Mei 2008

Hasil Roadshow Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi di Jatim

Setelah mengelilingi 38 kab/kota di Jawa Timur selama satu bulan, yang terbagi menjadi 3 kelompok tim. Perjalanan yang melelahkan dan menyenangkan karena banyak sekali terdapat temuan-temuan di lapangan tentang semangat maupun ketidakpedulian top manajer di sekolah tentang bagaimana memanfaatkan TI secara optimal.

Selasa, 20 Mei 2008

Pelatihan Audit ISO

Dilaksanakan di P4TK Cianjur

Rabu, 16 April 2008

Pertemuan Direktur SEAMOLEC, Kepala Dinas PdanK Jatim, Provider PJJ PGSD dan Dinas Kab/kota se Jatim

.......

Akhirnya... Konsen pada PJJ PGSD

Setelah malang melintang menangani Jardiknas dan Dapodik.... saat ini dapodik masih sih.... Sampailah saya pada area baru - seiring dengan area baru P.Gatot di Seamolec - menangani Percepatan Kualifikasi Guru SD yang belum S1 yaitu S1 PGSD menggunakan sistem PJJ.

Gebrakan awal adalah mensosialisasikan ke 38 kab/kota di Jatim. Team yang terlibat adalah para tim seamolec yaitu Dani PH, Khalid Mustafa dan Muhtadi Zubeir sedang tim pendamping Jatim M.Aries, Siswanto dan Anastasia

Menyenangkan bergelut dengan hal baru walo melelahkan karena harus turun ke kab/kota secara maraton

Selasa, 08 April 2008

PROGRAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI JAWA TIMUR

A. Latar Belakang

Untuk mengemban amanat UU Sisdiknas dan UGD yang didalamnya termaktub standar tenaga pendidik, Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur senantiasa mendorong percepatan pencapaian gelar kesarjaan bagi para guru. Bekerja sama dengan Jajaran terkait Depdiknas, Dinas Pendidikan Jawa Timur merumuskan suatu kegiatan yang merespon program Depdiknas melelalui Seamolec yaitu percepatan pencapaian 1juta Guru Sarjana. Dua aspek titik berat dari program percepetan tersebut adalah; sosialisasi bagi Guru tentang Informasi S1 PJJ PGSD dan memperbesar kwantitas daya tampung provider penyelenggara S1 PJJ PGSD. Para Guru yang belum sarjana didorong untuk segera mencapai kesarjanaan dibidangnya serta mempunyai bekal kemampuan IT khususnya melalui program S1 PJJ PGSD.

Penyediaan sarana prasarana pendidikan merupakan salah satu program prioritas yang ada di Dinas Pendidikan Jawa Timur. Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut, maka Sistem Pelaporan Rehab Gedung bagi Sekolah yang memperoleh bantuan rehab gedung APBD dan APBN 2007 serta 2008 sangatlah diperlukan. Dari pelaporan tersebut maka dapat digali informasi prosentase ketercapaian kegitan serta kendala-kendala yang ada dilapangan.

Dengan bergabungnya Sekolah Dasar dalam UASBN pada tahun pelajaran ini, maka diperlukan sosialisasi Informasi mekanisme UASBN untuk Sekolah Dasar, khususnya untuk penanganan koreksi LJK. Hal ini dikarenakan mekanisme koreksi LJK untuk Sekolah Dasar relatif baru dan berbeda dengan sistem koreksi yang diterapkan pada SLTP dan SLTA. Sosialisasi mekanisme UASBN ini bertujuan untuk menghindarkan faktor-faktor kesalahan yang akan timbul pada saat pelaksanana UASBN tersebut.

Perkembangan IT Pendidikan tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan dari tenaga out sourcing dari lembaga yang profesional bergerak di bidang IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur selalu membuka pintu bagi lembaga-lembaga IT untuk bekerja sama dalam mengembangkan IT Pendiidikan. Telah banyak implementasi nyata dari kegitan kerjasama tersebut khususnya dengan PT. Telkom. Yang terbaru, Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan PT. Telkom sedang mengembangkan kembali Sekolah On Line. Kegiata ini akan mendorong lembaga-lembaga pendidikan berperan serta secara langsung dalam dunia IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur menyediakan wadah untuk menampung sagala kreasi dan informasi dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Siswa dari seluruh lembaga pendidikan yang ada di Jawa Timur.

B. TUJUAN
Mensosialisasikan kepada pendidik dan dinas pendidikan mengenai :
1. Program pengembangan IT di Jatim
2. Percepatan pencapaian S1 bagi guru SD
3. Koordinasi perkembangan laporan rehab gedung
4. Mekanisme UASBN

C. SASARAN
1. Sekolah yang memperoleh bantuan rehab gedung APBD dan APBN 2007 serta 2008 (data sekolah berada di tim teknis rehab)
2. Sekolah yang telah memperoleh bantuan schoolnet dan client ICT Center (data berad di tim ICT)
3. SBI
4. SD/SMP/SMA/SMK Negri/Swasta yang berpotensi mengembangkan TI

D. BENTUK KEGIATAN
Dinas Pendidikan Kab/Kota se Jatim mengundang Kepala Sekolah pada kegiatan workshop Program Pemanfaatan Teknologi Informasi di Jawa Timur, dengan rencana kegiatan meliputi :
• Hari pertama Workshop di aula Dinas Pendidikan Kab/Kota
• Hari kedua Pelatihan di Kantor Cabang Telkom setempat

E. MATERI
• Informasi S1 PJJ PGSD
• Implementasi Sekolah On Line
• Sistem pelaporan rehab gedung
• Informasi UASBN

F. NARA SUMBER
• Depdiknas (/Seamolec/ P4TK /Dikti)
• Pendamping Perencanan Prov.Jatim
• PT.Telkom Divre V (UnitEnterprise)

G. PANITIA
• Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Jatim
• Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota

H. SUMBER DANA
Biaya penyelenggaraan kegiatan sbb :
1. Narasumber dibiayai oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota bersumber dari dana bantuan UASBN
2. Narasumber dari Depdiknas dibiayai oleh Depdiknas
3. Konsumsi peserta workshop hari pertama dan kedua dibiyai secara mandiri oleh peserta yang besarnya ditentukan oleh masing-masing Dinas Pendidikan Kab/Kota

I. JADWAL PELAKSANAAN
A. Hari 1 : Sosialisasi di Aula Dinas Pendidikan Kab/Kota
- 08.00-10.00 Info S1 PGSD PJJ
- 10.00-12.00 Sekolah On Line
- 12.00-13.00 Ishoma
- 13.00-14.00 Sistem Pelaporan Rehab Gedung
- 14.00-15.00 Info UASBN



Keterangan : kata “dan” berarti dilaksanakan di dua tempat secara bersama

B. Hari ke 2 : Pelatihan admin. Sekolah On Line di Kantor Cabang Telkom Kab/Kota



Keterangan : tempat pelaksanaan pelatihan di kantor cabang telkom sbb :
• Area yang terdapat Kabupaten/Kota menggabung di Kota
• Kab. Magetan bertempat di Kab. Ngawi
• Kab. Pacitan bertempat di Kab.Ponorogo
• Kab. Trenggalek bertempat di Kab.Tulungagung

Senin, 31 Maret 2008

Sosialisasi Penyusunan Sistem Pendataan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Jatim menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Sistem Pendataan di Hotel Selecta Batu pada tanggal 30 Maret - 1 April 2008. Peserta KK Datadik dan Pendamping Perencanaan Kab/Kota.

Hasil – hasil:
1. Tugas dan kewajiban Pendamping Kota Kabupaten
a. Melakukan pendampingan kepada unit perencanaan dan tim ICT dinas pendidikan Kabupaten/Kota,
b. Melakukan Koordinasi dan Konsolidasi bersama Ka Unit perencanaan Dinas pendidikan kabupaten/Kota, Kaka data Dik
c. Berkoordinasi dengan Koordinator/Sub Koordinator pendamping perencanaan dinas Pendidikan propinsi,

2. Dapodik dan ICT Jardikna
a. informasi umum pembagian wilayah kerja Jardiknas, untuk pengembangan e-manajemen di pendataan dan e-pendidikan di balaitekom pendidikan
b. segera memonitor bandwidth Jardiknas melaui program netmon.jardiknas.org dan speadtest.jardiknas.org
c. dapodik tetap menjadi prioritas kegiatan, khususnya untuk langkah bersih-bersih data

3. Subtansi Unas dan Sertivikasi Guru
a. penjelasan umum Unas dan sertifikasi guru
b. penyampaian web Unas dan sertifikasi guru sebagi portal pendidikan jatim

4. Demo Sistem Kereksi UASBN
a. sosialisai sistem koreksi UAS melalui skener
b. mendemokan prinsip kererja skener UAS

5. Portal Pendidikan
a. sosialisasi Portal Pendidikan
b. 3 situs Portal Pendidikan yaitu P&KJatim.net, Unas-Jatim.net dan sertivikasigurujatim.net
c. username bagi pendamping kota kabupaten untuk mendapatkan hak akses konten portal pendidikan jatim

6. Sekolah Online
a. sosialisai web sekolah online
b. memndorong sekolah untuk berperan aktif dalam mengisi konten sekolah online
c. mendata kota/kabupaten yang bersedia menjadi pilot project sekolah online, Dinas Kota/Kabupaten diminta untuk mengundang Sekolah-sekolah setempat, Tim telkom menyediakan tempat dan instruktur untuk memandu pengisian data Sekolah online
d. untuk sementara 3 kota/kabupaten telah bersedia sebagai pilot projec yaitu Kota Blitar, Kota Probolingggo dan Kab. Sampang, untuk kota/kabupaten lain dipersilahkan mendaftakan diri sebagai pilot projec sekolah online melalui mailinglist pendamping kota/kabupaten

Point2 sambutan Ketua Pelaksana

1. Arah perkembangan IT (Information Technology) saat ini cenderung pada demensi kontribusi, dimana semakin tinggi nilai dan frekwensi kontribusi yang kita berikan di bidang apapun melalui media IT untuk masyarakat, maka konsekwensinya secara otomatis kwalitas kita akan naik dengan sendirinya dari pandangan masyarakat umum tersebut, sehubungan dengan itu, maka Dinas Pendidikan Jawa Timur mengembangkan Portal Informasi Pendidikan sebagai implementasi kontribusi yang disumbangkan kepada masyarakat umum dan kalangan pendidikan pada khususunya. Sehingga masyarakat akan mengetahui peran dan kegiatan apa yang telah dan sedang dikembangkan untuk masyarakat umum dan juga tentunya untuk kalangan pendidikan.

2. Dengan IT maka kita dapat melakukan suatu kegiatan dalam dua jenis, yaitu kegiatan online yang lebih menekankan kecepatan (real time) dan keakuratan informasi itu dikemas dan disampaikan kepada yang membutuhkan, serta kegiatan offline yang menitik beratkan pada legalitas dokumen dan formalitas data. Dinas Pendidikan Jawa Timur sebagai lembaga formal yang akan mengimplementasikan IT dalam sistem kinerjanya, maka dua kegiatan online dan offline tersebut juaga akan selalu dikembangkan (termasuk pada bidang pendataan). Diharapkan tim IT Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dapat berperan aktif untuk menunjang pendataan online tersebut.
Program lain yang juga memanfaatkan IT adalah program pembelajaran jarak jauh. Dalam waktu dekat bersama dengan Jajaran terkait Depdiknas, Dinas Pendidikan Jawa Timur akan merumuskan suatu kegiatan yang merespon program Depdiknas melelalui Seamolec yaitu percepatan pencapaian 1juta Guru Sarjana. Para Guru yang belum sarjana didorong untuk segera mencapai kesarjanaan dibidangnya serta mempunyai bekal kemampuan IT.

3. Perkembangan IT Pendidikan tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan dari tenaga out sourcing dari lembaga yang profesional bergerak di bidang IT. Dinas Pendidikan Jawa Timur selalu membuka pintu bagi lembaga-lembaga IT untuk bekerja sama dalam mengembangkan IT Pendiidikan. Telah banyak implementasi nyata dari kegitan kerjasama tersebut khususnya dengan PT. Telkom. Yang terbaru, Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan PT. Telkom sedang mengembangkan kembali sekolah online. Kegiata ini akan mendorong lembaga-lembaga pendidikan berperan serta secara langsung dalam dunia IT (khususnya bagi sekolah yang belum mele’k IT). Dinas Pendidikan Jawa Timur menyediakan wadah untuk menampung sagala kreasi dan informasi dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Siswa dari seluruh lembaga pendidikan yang ada di Jawa Timur.

4. Manfaat dari kegiatan online Dinas Pendidikan dan sekolah online adalah merupakan perwujudan pemberian kontribusi berupa informasi yang bagi kalangan tertentu sangat membutuhkan. Informasi secara online yang terorganisasi dengan baik sangat diperlukan untuk memotret kondisi sesaat yang merupakan data real sebagai pondasi untuk merencanakan pengembangan pendidikan dibidang apapun. Terlebih lagi masyarakat umum akan mengetahui, mengerti dan dapat mempersiapkan diri untuk turut serta dalam program percepatan pengembangan pendidikan tersebut.

Sabtu, 29 Maret 2008

Sosialisasi UU ITE oleh Menkominfo di PENS ITS dan 18 ICT Center Jatim

Sabtu 29 Maret 2008 diselenggarakan Vicon antara Menkominfo Bpk.M.Nuh
di PENS ITS dengan beberapa ICT Center Jatim (Surabaya, Kediri Kota,
Madiun Kota, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Blitar
Kota, Nganjuk, Banyuwangi, Pacitan, Pasuruan Kota, Situbondo) dalam rangka
SOSIALISASI UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK dan
Pelatihan Pembatasan Akses Situs Pornografi di Internet.

Narasumber :
1. Menkominfo ( Dr.M.Nuh, DEA )
2. Ketua Pansus UU ITE dari DPR RI (Bpk.Suparlan)
3. Direktur PENS ITS (Bpk.Titon Suprapto)
4. Ketua APJI
5. Kasubdin Dikmenjur Prop.Jatim (Bpk.Widjil Saptadi)

Sedangkan untuk pelatihannya dilaksanakan di masing2 ICT Center tidak menggunakan vicon. Materi selengkapnya bisa diambil pada ftp://118.98.215.35 User anonymous